Tempat Shooting Berada di Korea

Tempat Shooting Berada di Korea

Tempat Shooting Berada di Korea – Netflix kembali melaunching film romcom terbaik, yaitu To All The Boys: Always and Forever.

Film yang diperankan Lana Condor dan Noah Centineo ini jadi seri paling akhir dari trilogi To All The Boys, lho.

Tempat Shooting To All The Boys: Always and Forever Berada di Korea!

Kecuali alur ceritanya yang makin memikat, latar ambil film juga ikut mengambil alih perhatian. Karena, film ini lakukan proses shooting bukan hanya di Amerika Serikat, tapi juga di Korea Selatan.

Baca Juga: Tempat Paling Horor di Dunia

Tempat Shooting di Korea yang bisa membuat kamu ingin pergi berlibur, dech!

  1. Myeong-dong jadi posisi pembuka film ini. Tempat perbelanjaan di Seoul ini disanggupi merek terkenal, ada juga barisan dumpling dan sup ciri khas Korea Selatan yang nikmat
  2. Keluarga Lara Jean sempat pernah singgah ke Namsan Seoul Tower. Pemancar radio setinggi 478 mtr. ini punyai pucuk yang disanggupi kunci gembok cinta
  3. Belajar budaya Korea Selatan di Bongeunsa Temple akan hebat banget. Kuil Buddha ini mempunyai taman yang luas, hingga berasa sejuk
  4. Episode Lara Jean di cafe bak lukisan rupanya riil, lho. Ada di pusat Seoul, Kafe Yeonnam-dong 223-14 punyai ide dua dimensi, membuat kerasan lama-lama!
  5. Jika di New York, World Trade Center tampil dalam episode film ini. Sempat pernah remuk pada 2001, gedung ini kembali dibuat bersama 9/11 Memorial dan Museum
  6. Ada di jantung Manhattan, Empire State Building nampak menarik. Di waktu malam, pucuknya berwarna-warni dengan lampu LED
  7. Walau cuman sepintas, Radio City Music Hall nampak di film kreasi Michael Fimognari ini. Tempat ini biasa dipakai untuk acara musik terkenal di Amerika Serikat, lho
  8. Magnolia Bakery benar-benar populer di New York. Salah satunya menu yang paling dicari ialah banana pudding, tidaklah aneh jika Lara Jean meluangkan kesini
  9. Central Park jadi posisi shooting, walau cuman di satu sisi saja. Taman hijau di tengah-tengah kota ini memberi warna gradasi yang cantik bila disaksikan dari langit
  10. Di New York tanpa singgah ke Times Square ialah hal yang tidak mungkin. Beberapa ribu billboard berwarna-warni akan menghipnotismu, banyak juga pusat oleh-olehan di sini

Sudah launching di Netflix, ya kali tidak kuy menonton!

Bela, apa kamu salah satunya pemirsa setia To All the Boys I’ve Loved Before? Bila iya, tentu kamu mengerti sekali bagaimana lika-liku jalinan Lara Jean (Lana Condor) dan Peter Kavinsky (Noah Centineo). Yap, banyak kejadian tidak terlewatkan yang sudah dirasakan oleh ke-2 nya semenjak mengawali cerita romantis mereka di To All the Boys I’ve Loved Before, dimulai dari kekasih bohongan sampai kencan pertama yang sempurna.

Perjalanan Lara Jean dan Peter dalam melalui pasang-surut pertalian cinta juga berhasil bikin ke-2 nya jadi salah satunya pasangan film yang paling menggemaskan saat ini. Dengan tayangnya set paling akhir trilogi To All The Boys pada 12 Februari 2021, tidak ada kelirunya kita menyaksikan kembali beberapa hal menarik dari cerita cinta Lara Jean dan Peter berikut ini. Membuat gaungs sekali, dech!

Untuk kamu yang mengikut perjalanan cinta Lara Jean (Lana Condor) dan Peter Kavinsky (Noah Centineo), 12 Februari 2021 ini tampil seri ke-3 sekalian paling akhir dari trilogi To All The Boys. Lebih fresh pada jalan narasi dan perselisihan yang baru, film ini berisikan banyak pesan dan pelajaran yang dapat kamu ambil.

Baca bermacam argumen mengapa kamu harus masukkan Always and Forever dalam watch daftar kamu di Netflix!

  1. Wardrobe Lara Jean yang tidak kalah stunning dari film awalnya

Semenjak film pertama kalinya tampil (2018), wardrobe Lara Jean jadi satu perihal paling mencolok yang tidak dapat dilupakan. Tidak cuma masalah kekhasan, tetapi juga warna dan model yang memikat untuk wanita seusianya. Kenyataannya, Lara Jean di film ke-3 nya ini tetap tampilkan watak dianya lewat baju yang ia kenakan.

  1. Peningkatan watak Lara Jean dan Peter Kavinsky yang tinggalkan SMA

Bila dua film awalnya Lara Jean dan Peter Kavinsky masih bergelut pada pertalian cinta remaja saat SMA, di Always and Forever ini mereka telah lebih dewasa dengan konsentrasi lain mengenai periode depan. Lara Jean dan Peter hadapi dengan keputusan besar yang mengganti kehidupan mereka.

“Lara yang dahulu akan membuat keputusan berdasar hati dan hubungan dengan Peter, tetapi Lara yang saat ini akan membuat keputusan berdasar peluang periode depannya,” jelas Lana dalam interviunya dengan IDN Times, Jumat (29/1/2021).

  1. Pertemanan Peter Kavinsky dan Trevor Pike

Di film ke-2 nya, P.S I Still Love You (2020) kehadiran Trevor Pike (Ross Butler) sebagai teman dekat Peter Kavinsky tidak begitu jelas. Tetapi, di film terakhir kalinya ini brotherhood di antara ke-2 nya makin lebih kelihatan.

Dalam interviunya bersama IDN Times (29/1/2021) Ross Butler menjelaskan dianya sudah bersahabat lama dengan Noah Centineo, hingga tidak susah untuk bersandiwara saat apa yang dilaksanakan di film tidak berbeda jauh sama yang sesungguhnya.

“Trevor ialah watak simpatisan yang kuat, sesimpel ia ada selalu untuk Peter dan merepresentasikan bagaimana sikap seorang teman dekat semestinya,” kata Ross.

  1. Second lead couple yang mencolok

Lara Jean dan Peter Kavinsky yang nyaris buyar karena hadirnya orang ke-3 dalam P.S I Still Love You (2020), sekarang diganti dengan second lead couple yang tidak kalah stunning. Mereka ialah Trevor Pike (Ross Butler) yang tidak lain adalah teman dekat Peter dan Chrissy (Madeleine Arthur) yang ialah teman dekat Lara Jean.

Ke-2 nya turut serta dalam cerita cinta tidak cukup kompleks ingat karakter Trevor dan Chrissy yang sebanding kebalik. Chrissy type cewek yang rebel, sementara Trevor benar-benar humoris, dan fun. Ulur tarik yang terjadi antara ke-2 nya jadi hal yang hebat,” ikat Ross.

  1. Perselisihan yang lebih real dan relatable

Seri ke-3 nya, Always and Forever semakin memikat karena perselisihan yang lebih relatable dan real. Dalam film ini, Lara Jean dan Peter Kavinsky alami banyak peningkatan watak bersamaan dengan umur mereka yang bertambah.

Yang semula jalinan mereka cuman berisi beberapa hal manis dan cantik seperti pada negeri dongeng, kesempatan ini mereka harus keluar dari zone nyaman dan mulai pikirkan periode depan. Tentunya, keadaan yang mereka rasakan lebih realitas dan relate untuk millennial.

Seri paling akhir To All The Boys: Always and Forever ini dapat kamu tonton mulai dari 12 Februari 2021 alias ini hari di Netflix. Selamat melihat!